Jumat, 27 Juli 2012

Puisi Bebas in My Style

[ Canon G12 f/8.0 1/320 iso.80[/caption]


Puisi dikenal dan dikenang karena komposisi katanya yang syahdu,
Mereka para oldpoeple berkata, perpecto !
Namun lidahku berdecit, ah Alay !
Puisi bukanlah nuri dalam sangkar,
Atau pula kupu-kupu di musium,
Puisi adalah celoteh jiwa yang menyatu dengan alam,
Ia terbang bagai merpati kelaparan,
Atau tawon madu yang hinggap di bunga,
Puisi ga cuma seonggok kata-kata indah,
Atau kata-kata jenius serta elegan dari bibir pujangga,
Yang buat orang berdecak kagum,
Atau pun manggut-manggut ga jelas,
Tapi dalam KacaMataku yang retak,
Tampak ia bagaikan deburan ombak di danau,
Atau pula tetesan air ujan di siang bolong,
Yang sederhana namun mendamaikan,
Membuat pembacanya tersenyum, tertawa atau memaki,
Ga ada aturan baku selama kau bisa bahasa manusia,
Puisi oh Puisi..
Engkau bisa jadi syair bagi orang yang kasmaran,
Bisa menjelma bait-bait lirik dalem lagu-lagu indah,
Atau jua lelucon untuk menyindir atasan,
Kini beruang bisa naek motor,
Dan monyet pun pandai mindahin channel TV,
Persepsi manusia pun pasti bergusur tiap harinya,
Damn ! Tersadar aku dalam lamunanku,
Puisi adalah celoteh jiwa yang berpadu dengan alam,
Tiap lidah berdecak berbeda,
Dan tiap relung hati terisi berbeda,
Puisi adalah puisi seperti cinta adalah cinta,
Nyata dalam keabstrakannya,
Anggun dalam keunikannya,
Terkenang dengan kata-kata Alm. Gusdur;
Wong gitu Aja Koq Repooot !!!
Gayaku - Gayamu - Puisimu - Puisiku..
Yang penting Happi n Keep Smile ^_^

by ikki - 19.04.2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar