Aku, adalah bagian tersingkir dari dunia ini..
Tak mendapatkan andil, tuk mengenyam indah'y keceriaan..
Tak mendapatkan andil, tuk mengenyam indah'y keceriaan..
Kedewasaan yang telat..
Takkan kujadikan alasan tuk ku berpaling & menanggalkan sekerat jeritan nurani tuk bisa bebas, lepas dari segenap resah yang membayangi hidupku..
Takkan kujadikan alasan tuk ku berpaling & menanggalkan sekerat jeritan nurani tuk bisa bebas, lepas dari segenap resah yang membayangi hidupku..
Aku, sangat menyadari segelintir keterbatasan yang terlukis dalam hidupku, yang ku akui adalah tanda tuk diriku menjauh dari kehidupan ini..
Dan ku akui, sekian lama telah ku benamkan asumsi ini dalam hidupku..
Lama mengakar, bertunas, berpucuk & menjadi setangkai makna yang menyakitkan..
Senantiasa mendera & merajam jiwaku, mencabik serta mengoyak-ngoyak batinku..
Lama mengakar, bertunas, berpucuk & menjadi setangkai makna yang menyakitkan..
Senantiasa mendera & merajam jiwaku, mencabik serta mengoyak-ngoyak batinku..
Namun, ternyata aku keliru..
Kebesaran tuhan, hadir dalam kemisterian'y, tersembunyi dalam keunikan'y & tersemat dalam diri setiap manusia..
Kebesaran tuhan, hadir dalam kemisterian'y, tersembunyi dalam keunikan'y & tersemat dalam diri setiap manusia..
Betapa lama'y mataku tertutup, betapa kerdil'y jiwa ini, membiarkan diri terpedaya oleh kuasa yang abstrak..
Betapa bodoh'y, namun tak lantas aku mempertanyakan keterlambatan ini..
Betapa bodoh'y, namun tak lantas aku mempertanyakan keterlambatan ini..
Kini ku percaya kekuatan takdir, kuasa tuhan yang tiada batas, yang tersembunyi maupun tampak, kontras tersembul di penghujung masa sekolahku..
Kehadiran'y, sejuk mendayu irama nurani..
Adalah sang bidadari menawan yang mungkin di turunkan tuhan tuk menyadarkan segala kekeliruanku selama ini..
Adalah sang bidadari menawan yang mungkin di turunkan tuhan tuk menyadarkan segala kekeliruanku selama ini..
Aku, sesuatu yang tercipta dari kesalahan-kesalahan masa lalu..
Kini akan & siap untuk menggores lanjut kehidupanku dalam kanvas yang berbeda, dalam kesadaran, penuh syukur & spiritualitas..
Kini akan & siap untuk menggores lanjut kehidupanku dalam kanvas yang berbeda, dalam kesadaran, penuh syukur & spiritualitas..
Gracias tuhan tuk kehadiran'y & untuk kemurahan hatimu..
by ikki - 03.02.2008 ultah ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar