merupakan kamera “point & shoot” namun memiliki pengaturan layaknya DSLR. Cukup segini ajah basa basinya, halah.. pada catatan sebelumnya kita mengenal macem-macem mode Canon pada kamera. Dan kamera Canon G12 ini memiliki “20 style mode” yang ada dalem tombol fungsi dan “3 style mode” lain yang berada di tombol luar.
Apa ajakah itu? Mari menyimak review panjang menurut sederhana saya:
# Potrait mode (ikon kepala orang)
Merupakan mode kamera yang paling umum ada di kamera-kamera digital jaman sekarang bahkan kamera Hp pun mulai memasang mode pemotretan seperti ini. Kalo pake mode ini maka kamera secara auto akan mencoba menyeting exposure agar memiliki aperture/bukaan berangka kecil misal f/2.8 dan shutter speed cepat agar gerakan objek terekam baik dan mendapatkan DOF sempit/kecil.
# Landskap mode (ikon gunung)
Sama seperti mode potrait yang umumnya dimiliki kamera digital masa kini. Dalem mode ini kamera akan menyeting exposure agar didapet DOF yang luas dengan menaikan bukaan/aperture semisal jadi f/8.0 (Canon G12 cuma mentok di f/8.0) atau kurang dari itu dan shutter speed menjadi lambat, kadang iso pun hanya ada disekitar 80-100 agar foto tercahayai dengan baik dan jelas dari ujung ke ujung. Nah untuk mode ini dan teknik-teknik landskap lainnya sangat diperlukan “tripod”.
# Pet &Kid’s mode (ikon kucing & anak kecil)
Tak jauh beda dengan mode potrait dimana setingan aperture dan shutter speed akan berusaha mencari settingan exposure tercepat untuk menangkap gerakan objek semisal hewan peliharaan dan anak kecil. Autofokous pun berubah menjadi tracking af dengan ciri khas kotak biru pada layar lcd kamera yang berguna untuk mengunci dan mengikuti kemana pun arah si objek.
# Sport mode (ikon orang berlari)
Pada mode ini kamera berusaha mencari settingan tercepat dengan ISO tinggi di sekitaran 400 agar shutter speed di atas 1/100 dan mode pengcapturan frame foto berubah jadi “continous shooting” atau “burst mode” agar tiap detail gerakan objek tertangkap dalam beberapa frame foto. Saran saya kalo memakai mode ini sebaiknya pada kondisi cahaya yang melimpah agar kamera tetep menyeting iso pada sekitaran 80-100
# Smart Shutter mode (ikon senyum)
Beberapa kamera model terbaru menyematkan auto mode smart macem ini, kenapa disebut smart? Karena mode ini mampu mendeteksi senyuman si objek (loh koq bisa?) tanyakan saja ke situs resmi canon. Nah dalem mode ini ada 3 pilihan mode lainnya yang bisa di atur lewat tombol DISP. Mode pilihan itu adalah:
*Smile detection : Setelah tombol shutter di tekan kamera akan selalu menjepret objek meskipun objek tersenyum berkali-kali.
*Face detection self timer: Setelah tombol shutter di tekan kamera akan terus melakukan hitungan sendiri (self timer) selama si objek belum tersenyum dan akan menjepret di saat objek tersenyum.
*Wink detection self timer: Setelah shutter ditekan kamera akan terus menghitung mundur gak jelas sampai si objek “mengerdip” atau “winked” lalu kamera pun mulai melakukan hitungan menunggu si objek tersenyum setelah mengerdip. Ribet banget ya? Emang bener soalnya saya bikin contohnya aja gagal mulu, hahaaa.
# Super Vivid mode (ikon burung beo)
Para pengguna Canon series pastinya sudah akrab donk dengan kata “vivid”, yup.. merupakan preset warna auto yg ngebuat warna foto jadi lebih “ngejreng” dan tampak menyala dengan menaikan hue dan saturasi. Mode ini biasa saya pakai ketika sunset/sunrise untuk lebih menonjolkan warna orange di langit senja.
# Poster mode (ikon kertas 4 titik)
Mode ini sangat unik menurut saya sebab warna yang dihasilkan terkesan “retro, nostalgic dan kartun” dengan warna yang agak pucet campur-campur antara kuning, biru dan hijau (saya bingung jelasinnya gimana?)
# Color Accent mode (ikon pivot dan huruf A)
Mode ini memungkinkan anda melakukan foto selektif color seolah seperti di edit oleh photosop. Selektif color berarti menseleksi satu atau beberapa warna dalam foto agar tetap memiliki warna dan warna lain yang gak diseleksi akan menjadi hitam putih. Untuk mengatur warna yang ingin ditampilkan dalam mode ini cukup tekan tombol DISP. Lalu arahkan titik fokus ke warna yang diinginkan lalu pencet tombol arah kiri sampai kotak warna berubah, klik tombol DISP klo dah kelar. Saya kadang memakai mode ini meskipun gak sebagus selektif color hasil olah digital tapi cukup mengasikkan..!
# Color Swap mode (ikon pivot dan huruf S)
Prinsip kerjanya sama dengan mode color accent hanya saja untuk penyetingannya cukup tekan tombol kiri sambil arahin titik fokus ke warna yang diingini dan lalu tekan tombol arah kanan sambil arahkan ke warna lain, tekan DISP kalo dah kelar. Maksud dua kotak warna berbeda disini adalah kotak kiri sebagai kotak dengan warna yang akan ditukar dengan warna di kotak sebelah kanan (tukeran warna aja sih intinya).
Lanjutan scene mode pada Canon G12 bisa diliat dicatatn selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar