Minggu, 05 Agustus 2012

Scene mode canon G12 (part 2)

Lanjutan dari catatan Scene Mode Canon G12 sebelumnya:

# HDR mode (ikon huruf HDR)

HDR, pasti tau dong sebuah foto yang “High Dynamic Range” sangat jelas karena tercahayai dari berbagai arah. Namun hasil HDR dari kamera ini agak berbeda dari foto HDR yang biasa kita temui di internet. Untuk menggunakan mode ini diperlukan sebuah tripod sebab kamera akan merekam foto dengan tiga macam exposure lalu secara instan menggabungkannya jadi satu foto hanya dalem beberapa detik. Mode ini bisa digunakan pada tempat yang kurang cahaya karena foto yang dihasilkan akan menjadi lumayan terang. Kita juga bisa mengatur preset warna yang diinginkan dengan menekan tombol DISP.
-foto hdr-

# Nostalgic mode (ikon jam bandul)

Mode ini cocok buat yang suka dengan foto berwarna agak jadul yang bisa diatur dengan tombol ulir di depan (di bawah tombol shutter & zoom). Ada lima preset disitu yang bila diputer (tombol ulirnya) ke kanan maka tampilan foto dalem lcd akan semakin berkurang  hue & saturasinya  sampai akhirnya menjadi hitam putih. Saya sarankan gunain tombol EV untuk mengatur kontras exposure agar hasil foto lebih ok.



# Fish Eye mode (ikon gedung mengembung)

Fish eye adalah efek distorsi  180° dimana foto tampak mengembung yang berpusat pada tengah frame. Foto fish eye bisa didapet dengan lensa khusus  fish eye atau memanfaatkan efek distorsi dari lensa super wide sebagai akibat dari lensa yang cembung. Pengaturan tingkat kecembungan bisa diatur dengan tombol DISP untuk pilihan low, midle dan high. Meskipun gak sebagus hasil lensa khusus fish eye atau lensa super wide namun mode ini cukup asik dan menghibur.



# Miniatur efek mode (ikon miniatur gedung & mobil)

Mode ini menghasilkan efek blur horisontal maupun vertikal  yang unik dan bisa kita atur melalui tombol DISP  (bisa diatur besar kecil dan posisi fokusnya). Efek yang dihasilkan kata orang-orang sih mampu membuat objek dalem foto seolah-olah menjadi miniatur. Yang saya sayangkan adalah pola warna yang dihasilkan menjadi agak kemerahan dan orange, aneh kan?



# Beach mode (ikon payung pantai)

Mode ini diperuntukan untuk sesi pemotretan dikondisi cahaya yang melimpah seperti di pantai. Kamera secara auto akan memakai  ISO rendah dengan shutter speed tinggi dan kadang lampu blizt akan menyala untuk  “mereduce”  cahaya backlit yang melimpah. Saya belom pernah memakai mode ini di pantai karena gak ada dana buat kesana, wkwkwkkk

# Underwater mode (ikon ikan)

Mode ini di peruntukan untuk pengambilan foto bawah air. Saya bingung ingin nge-reviewnya gimana? Di tes aja blom pernah hahaa..! langsung cek aja deh hasilnya begini dengan warna agak merah.



# Foliage mode (ikon daun)

Dari namanya dah jelas bahwa mode ini diperuntukkan untuk pemotretan tumbuhan sebab pola warna yang dihasilkan cenderung biru dan hijau sehingga kedalaman warna yang didapet cukup bagus. Meskipun mode ini diperuntukkan untuk tumbuhan sayangnya untuk pemotretan makro mode foliage  ini susah dapetin fokus dalem jarak dekat. Meski begitu mode  ini termasuk yang menjadi favorit saya karena kedaleman warnanya.



# Snow mode (ikon boneka salju)

Sama seperti underwater mode, sama-sama belom pernah dipakai sesuai tempatnya, wkwkwkkk.. dan ketika di tes untuk pengambilan foto dengan background putih (dimaksudkan meniru salju *gubrakk*) tampak kalo kamera mengatur semua settingan sama seperti mode potrait, gak ada yang istimewa , pola warna pun normal dan kita juga bisa mengatur kompensasi exposure (EV).



# Fireworks mode (ikon kembang api)

Mode ini mirip dengan night mode, kamera akan mengatur aperture berangka besar  misal f/8.0 keatas, shutter speed sangat lambat kira-kira  1” sampai 5” dengan ISO rendah untuk mendapatkan ketajaman gambar, di sinilah sangat bergunanya memiliki tripod J



# Stitch assist mode (ikon kotak kiri ke kanan)

Saya sampai detik ini masih bingung dengan mode ini? Tampilan di lcd seolah-olah akan gabungin dua foto jadi layaknya foto panorama tapi koq kaga berhasil juga ya?? Wkwkwkkk  yang jelas dalem mode ini kita bisa mengatur menu-menu lain seperti halnya mode “P”.

# Stitch assist (ikon kotak kanan ke kiri)

Sama ama yang  diatas, hehee

# Makro mode (tombol ikon bunga)

Mode ini bisa di gunakan dalem mode P, Av, Tv, M, nostalgic, color accent,  color swap & stitch assist.  Fungsi mode makro adalah membuat kamera mampu merekam objek foto pada jarak yang sangat dekat sayangnya jarak minimal untuk Canon G12 adalah 1cm. Setau saya mode makro merupakan mode kamera yang wajib di jaman sekarang bahkan kamera hp Sony Elm saya juga ada :)



# Candle Light mode (tombol ikon lilin)

Sama seperti night mode yang diperuntukkan untuk pengmbilan foto pada kondisi lingkungan kurang cahaya. Di mode ini kita bisa menyeting ISO mulai dari 320 – 12800, preset white balance dan kompensasi exposure (EV) (teken tombol fungsi). Yang aneh di mode ini ukuran piksel berubah menjadi 2,5mp yg malah akan membuat noise  merajalela dan foto akan sulit dibersihkan karena ukuran pikselnya kecil (2,5mp). Saya bingung untuk apa produsen Canon ciptain mode ini ? apalagi hasil fotonya cuma 2.5mp dan sangat noise?



# Quick shoot mode (tombol ikon kamera)

Tau tampilan kamera dslr ketika memotret? Seperti ini kan?



Prinsip kerja mode ini hampir sama dengan mode “P” namun semua settingan sudah ada di layar lcd bukan melalui tombol fungi lagi. Kira-kira gunanya mode ini adalah agar kita memakai  view finder sebab yang tampil di layar lcd bukan Live view lagi melainkan plilhan menu-menu yang akan di setting. Mode Quickshoot ini akan berguna  jika settingan exposure sudah pas dan gak akan berubah untuk waktu yang lama serta mampu membuat konsumsi batre menjadi lebih irit.



Cukup segini aja pembahasan scene mode pada kamera Canon G12 yang kayanya sangat panjang ini, hahaa..  Teteplah mencoba dan maksimalkan semua menu dan mode yang ada dalem kamera Canon G12  anda, keep Jepret !

catatan: Penulisan mode kamera ini berurut sesuai yang ada di menu Canon G12 dan semua gambar di ambil dari kamera sony Elm dengan sedikit adjustmen di acdsee 8 pro

Tidak ada komentar:

Posting Komentar