“Shutter speed/ kecepatan rana” Apakah itu? Silahkan liat di Mbah Gugel hahaa..!! Sederhananya (maklum pemula) adalah lama atau cepatnya si kamera membuka menutup rana. Fungsinya? Yaa.. untuk mengatur lama cepatnya kamera membuka menutup rana. Gitu doank? Yaa... enggak donk..!! Dengan mengatur shutter speed maka kita pun akian mengontrol intensitas cahaya yang masuk ke sensor kamera untuk kemudian melakukan perekaman gambar :).
Angka yang biasa dipakai adalah: Bulp-15”-8”-4”-2”-1”--1/5-1/10-1/15-1/100 dst. Apa sih arti angka-angka tersebut? Simple ajah koq Bos, misal angka 1/100 berarti kamera merekam foto dalam hitungan 1/100 detik. Dan untuk 1” (pake kutip) maka kamera merekam foto dalam hitungan 1 detik..! Inget sobat! “dalem dunia fotografi waktu 1 detik itu sangat lama dan rentan terhadap shake (gambar goyang/blur)”.
Tau foto freeze? Nih contohnya:
Freeze / Levitasi adalah teknik “high shutter speed” yaitu memakai kecepatan rana tinggi semisal 1/500 untuk membekukan objek yang bergerak dengan syarat kondisi lingkungan cukup terang.
Pernah liat foto begini?
Foto diatas didapet dengan teknik “slow shutter speed” yaitu memakai kecepatan rana lambat semisal 1” untuk merekan berkas-berkas cahaya yang tersisa dari kendaraan yang lewat. Saya pun bingung koq bisa ya? Secara teori bisa diliat di mari. Yang pasti kalo anda ingin jepret-jepret pake teknik ini saya sarankan gunakan tempat yang gelap (ruang studio atau malam hari), memakai aperture terbesar dan memakai tripod karena foto rentan shake pada kecepatan shutter lambat :). Gak mau kan hasil fotonya kaya gini? :
Shake pada foto dipengaruhi banyak faktor seperti kondisi kurang cahaya dan objek bergerak cepat bisa pula karena tangan kita bergoyang ketika memencet tombol jepret padahal objeknya diem-diem ajah :) Tapi perlu dicatat! Foto shake bukan berarti anda gagal menjepret! Kadang efek shake diperlukan untuk membuat foto terkesan dinamis dan hidup seperti foto panning berikut:
Masih bingung soal “Apakah shutter speed itu”, gak usah ambl pusing sobat! Cukup idupin kamera anda lalu jeprat jepretlah dengan macem-macem settingan angka shutter speed yang ada di kamera. Dan selalu ingat! Shutter speed itu selalu dipengaruhi oleh cahaya lingkungan sekitar, jadinya pasti beda settingan antara siang dan malam hari ataupun didalam ruangan dan diluar ruangan.
[...] bisa? Sebab exposure itu didapet dengan penyetingan dari tiga settingan dasar kamera: Aperture, shutter speed & ISO dan juga peranan penting Exposure Value (EV) untuk pengaturan tingkat kontras serta [...]
BalasHapus